Kegiatan

Tingkatkan Kompetensi Profesional, Dua Pendidik KB Walisongo Sumberrejo Ikuti Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Himpaudi Bojonegoro

Pendidik Kelompok Bermain (KB) Walisongo mengikuti kegiatan Diklat Berjenjang Tingkat Dasar yang diselenggarakan oleh HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro.

Oleh

Tingkatkan Kompetensi Profesional, Dua Pendidik KB Walisongo Sumberrejo Ikuti Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Himpaudi Bojonegoro

BOJONEGORO – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pendidik anak usia dini, dua pendidik Kelompok Bermain (KB) Walisongo mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang Tingkat Dasar yang diselenggarakan oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 19 Oktober hingga Jumat, 23 Oktober 2026, bertempat di Rumah Perjuangan HIMPAUDI Bojonegoro. Dua pendidik KB Walisongo yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Lila Sahula Nurrizky, S.Sos. dan Risma Amiqotul Lutfiya, S.Pd. Keikutsertaan keduanya merupakan bentuk komitmen lembaga dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam memberikan layanan pendidikan yang optimal bagi anak usia dini.

Selama lima hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber profesional di bidang pendidikan anak usia dini. Materi diklat meliputi konsep dasar PAUD, pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, teori dan praktik pembelajaran anak usia dini, pengenalan anak berkebutuhan khusus, kebijakan dan program guru PAUD dan pendidikan nonformal, etika dan karakter guru, perencanaan pembelajaran, penilaian pembelajaran, kesehatan dan gizi anak usia dini, serta komunikasi dalam pengasuhan. Selain menerima materi secara teori, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai penerapan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangan anak. Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti micro teaching sebagai sarana untuk melatih dan mengembangkan keterampilan praktik pembelajaran, dilanjutkan dengan post-test, penjelasan tugas mandiri, dan penutupan.

Tidak hanya menambah wawasan, kegiatan diklat ini juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan. Berbagai kegiatan ice breaking yang diperkenalkan oleh narasumber menjadi salah satu pengalaman berharga bagi peserta. Permainan dan aktivitas tersebut dapat menjadi inspirasi untuk diterapkan kembali di lembaga masing-masing agar suasana pembelajaran lebih menyenangkan, interaktif, dan mampu meningkatkan semangat belajar anak. Selama mengikuti kegiatan, para peserta juga berkesempatan menjalin silaturahmi dan bertukar pengalaman dengan pendidik PAUD dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Di antaranya Kecamatan Kapas, Dander, Sekar, Ngasem, Purwosari, Kedewan, dan sejumlah kecamatan lainnya.

Pertemuan dengan pendidik dari berbagai wilayah tersebut menjadi kesempatan yang berharga untuk memperluas jaringan pertemanan, berbagi praktik baik, serta saling memberikan inspirasi dalam menghadapi tantangan pembelajaran dan pengasuhan anak usia dini.

Bagi Lila Sahula Nurrizky, S.Sos. dan Risma Amiqotul Lutfiya, S.Pd., keikutsertaan dalam diklat ini diharapkan menjadi bekal untuk terus mengembangkan kompetensi diri dan meningkatkan kualitas pembelajaran di KB Walisongo. Ilmu, pengalaman, dan inspirasi yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan bermain dan belajar sehari-hari bersama anak-anak.

Peningkatan kompetensi pendidik menjadi bagian penting dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas. Pendidik yang terus belajar dan mengembangkan diri diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, kreatif, menyenangkan, serta mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Melalui kegiatan Diklat Berjenjang Tingkat Dasar ini, HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro turut mendorong peningkatan kualitas pendidik PAUD agar semakin siap menjalankan perannya sebagai pendamping tumbuh kembang anak. Keikutsertaan dua pendidik KB Walisongo diharapkan memberikan manfaat nyata bagi lembaga, khususnya dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi peserta didik. KB Walisongo berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kompetensi pendidik demi mewujudkan generasi yang cerdas, kreatif, sehat, dan berakhlakul karimah. (SHL)