BOJONEGORO — Stigma bahwa santri madrasah dan taman pendidikan Al-Qur’an hanya berkutat pada hafalan kitab terbantahkan secara telak di panggung Lomba Cerdas Cermat Santri (LCCS) tingkat Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro. Tiga santriwati Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Walisongo, Rara, Syafa, dan Firsya, membuktikan bahwa kecerdasan berpikir kritis, wawasan luas, dan kecepatan eksekusi strategi adalah wajah nyata generasi santri hari ini.
Bertempat di Madrasah Aliyah Walisongo, Desa Wotan, pada tanggal 18 Oktober 2026, ajang adu kecerdasan ini mempertemukan 45 santri tangguh dari 15 lembaga pendidikan keagamaan se-Kecamatan Sumberrejo. Persaingan berlangsung sengit: setiap tim dituntut bukan sekadar cepat memencet bel/angakat tangan, melainkan cermat menganalisis persoalan secara kolektif di bawah tekanan waktu. Di babak grand final, delegasi MINU Walisongo yang berada satu komplek dengan SMP NU Model dan juga KB Walisongo amupun TK Muslimat NU Nurul Ummah 28 Sumberrejo ini tampil dominan, melibas tantangan dari tim dewan juri demi tantangan hingga sukses mengamankan posisi juara pertama. menyisihkan beberapa nominator juara pertama dari beberapa lembaga favorit se-kecamatan sumberrejo kabupaten Bojonegoro.
Menariknya, kompetisi ini tidak dimonopoli oleh senioritas formal. Dewan juri diisi oleh kader muda Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kecamatan Sumberrejo, membuktikan sinergi nyata antar-generasi pelajar dalam merancang ruang uji kompetensi yang sehat, transparan, dan berdaya saing tinggi.
Prestasi Rara, Syafa, dan Firsya menjadi pemantik penting bagi dunia pendidikan akar rumput: madrasah bukan lagi sekadar alternatif, melainkan kawah candradimuka yang mencetak talenta unggul berwawasan holistik. Di era kompetisi global, panggung seperti LCCS yang digagas oleh panitia Hari Santri Nasional tahun 2026 (Panitia HSN 2026) ini menjadi ruang pembuktian bahwa adab keagamaan dan ketajaman akademik berjalan seimbang dalam membentuk kepemimpinan masa depan.
