Kegiatan

Rayakan Hari Pramuka Ke 65th, MI NU dan SMP NU Kompak Selenggarakan Upacara dan Lomba

Meriahkan Hari Pramuka ke 65, Unit Pendidikan MI NU dan SMP NU kompak gelar Upacara dan Lomba bersama

Oleh

Rayakan Hari Pramuka Ke 65th, MI NU dan SMP NU Kompak Selenggarakan Upacara dan Lomba

Bojonegoro, Matahari mulai menyingsing dan menyambut hampir seribu anak-anak yang mengenakan seragam praja muda karana (Pramuka) Jumat pagi ini (14/8), Nampak sejak pukul 06.00 anak-anak dari dari kelas 1 (satu) baik kelas Unggulan mauun kelas Excellent Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Walisongo berduyun-duyun memasuki gerbang Yayasan, Nampak pula anak-anak dari kelas 7 (tujuh) sampai kelas 9 (Sembilan) Sekolah Menengah Pertama Nahdlatul Ulama (SMP NU) Model yang berada dibawah naungan Yayasan Walisongo berdatangan dan disambut dengan senyum hangat pembina pramuka/dewan gurunya di depan gerbang masuk Yayasan masing-masing.

Pagi ini menjadi momen special bagi anak-anak asset bansga sekaligus asset jamiyyah nahdlatul ulama ini, mereka kompak mengenakan seragam pramuka dan berhasduk merah putih di lehernya. Beberapa bahkan ada yang membawa tongkat pramuka. “Tongkat ini nanti diperuntukkan untuk mengikuti lomba pioneering setelah upacara hari pramuka selesai”. Kata Anggun, anak kelas 7 (tujuh) saat ditanyai oleh salah satu dewan guru yang menyambutnya di depan gerbang Yayasan.
Suasana kemeriahan atraksi penampilan dan lomba

Sebagaimana pengumuman yang telah disampaikan oleh unit masing-masing, bahwa hari tepat dirayakannya hari Pramuka Indonesia yang jatuh pada tanggal 14 Agustus 2026, setiap anak didik yang menuntut ilmu di Yayasan walisongo baik dari unit Madrasah Ibtidaiyah maupun dari unit Sekolah Menengah Pertama (SMP) diharapkan mengikuti serangaian kegiatan dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045 yag dimulai dengan Upacara Hari pramuka sampai dengan berbagai macam perlombaan jenjang, adapaun tema kegaiatan hari pramuka ini adalah “Memantapkan Langkah Organisasi mendukung swasembada pangan menuju Indonesia emas 2045” Hal tersebut sebagaimana yang telah diuraikan oleh pembina upacara, yang berasal dari Unit SMP NU Model.

“Setiap diri kita memiliki potensi untuk berkonstribusi terhadap negara, dengan cara menanam apapun dan kelak kita akan memanennya, begitu juga belajar di sekolah, kita akan menjadi petani, insinyur atau birokrat, semua bermuasal dari cara kita memulai” kata Siti Fatimah, yang juga berposisi sebagai kepala Sekolah tersebut.

Pasca upacara hari pramuka, kegiatan dilanjutkan berbagai macam perlombaan, muai dari ; menggambar, mewarnai, lomba cepat tepat memasang bed pramuka, Peraturan Baris berbaris Buta, sampai pioneering. Setelah perlombaan juga diumumkan pemenang-pemenang lomba. (AA)