JOMBANG - Meyakini bahwa arah peradaban abad kedua Nahdlatul Ulama dapat diawali dari Muktamar NU di komplek Tambakberas Jombang Jawa Timur kali ini, maka Pengurus yayasan yang juga guru di yayasan tersebut hadir untuk merangkum peristiwa-peristiwa yang sedang dan telah berlangsung di kota Santri tersebut.
Malam sebelum pelaksanaan Muktamar ke-35 Jombang, kami menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Bojonegoro, peringatan Maulid yang diawali dengan pembacaan rotibul hadad dan mahalul qiyam ini ditutup dengan ngaji kitab adabut taklim mutaalim karangan Hadratus syaikh KH. Hasyim Asy'ari.
Pasca rangkaian acara yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Bojonegoro tersebut, Beberapa Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) hadir dan sekaligus ngalap berkah maulid nabi. Banser-banser yang hadir berasal dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC/Satkoryon) mereka lantas diberangkatkan oleh Ketua PC dan kasatkorcab menuju arena Muktamar 35 di Jombang. pemberangkatan ini merupakan instruksi dr PW GP Ansor lewat Kasatkorwilnya, agar setiap cabang terdekat dengan arena Muktamar agar menugaskan minimal 100 banser dalam rangka pengamanan selama Muktamar berlangsung.
Sekitar pukul 12.44 rombongan kami, terdiri dari Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah Korwil Pantura dan keluarganya serta bendahara Korwil Timur PC GP Ansor memasuki Jombang. Nampak Penyekatan sudah mulai terasa, rombongan kami nampak tidak dapat memasuki Jombang dari arah flyover, rombngan harus memutar ke jembatan lama untuk memasuki Kota santri tersebut.
Baru beberapa meter masuk Kota Beriman tersebut rombongan kami harus diputar balik oleh petugas dan diarahkan menuju kantong parkir B1, dimana kantong parkir ini jaraknya lumayan jauh dengan lokasi pelaksanaan, kurang lebih 3 kilometer.
Oleh petugas parkir kami diarahkan menuju tenda panitia parkir, kami sebut panitia parkir karena atribut Muktamar yang melekat tidak nampak masif melekat dibadannya, hanya nampak lanyard dan identitas secukupnya dari panitia induk. di tenda panitia yang agak menjorok pada sudut lapangan tempat parkir kami menepi rapi. sekilas tenda ini memang sedikit tertata rapi pembagian personilnya, ada yang bertugas sebagai penentu kupon yang harus dibagikan kepada muktamirin seperti kami, terdapat pula petugas yang memiliki peran sebagai penghitung jarak tempuh menuju lokasi lantas menerima "sedekah" yang ditarifkan. Selain itu nampak petugas yang menghadapi puluhan tukang ojek (yang dari penampilannya nampak seperti warga lokal yang diberdayakan dalam momen istimewa ini) baik laki-laki maupun perempuan berjajar rapi didepan tenda yang siap berangkat dari komandonya untuk membawa muktamirin yang telah purna menyelesaikan registrasi kupon ojek.
Rombongan kami kebetulan memang agak jauh dari titik parkir ini, sehingga 3 kilometer yang diceritakan kawan-kawan kami sebelum berangkat menuju arena muktamar ke 35 di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang ini rupanya jauhnya jarak tempuh dari kantong parkir B1 beneran dan tidak mengada-ngada. Kami kebetulan memang sedang ada kegiatan dalam rangka muktamar kali ini. kami menghadiri Rapat Koordinasi pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur, tepat satu jam sebelum pembukaan Muktamar oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto di Lapangan Untung Suropati. Meskipun lelah dan letih luar biasa setelah hampir gedebukan sejak pagi oleh berbagai agenda sebelum berangkat ke jombang ini. bertemu dengan sahabat-sahabat Instruktur se-Jawa Timur dan beberapa Pimpinan Wilayah dari luar jawa mengembalikan energi positif dan memperkuat ghirah berjamiyyah.
Bersambung !
